by

SKANDAL FROYEK FIKTIP BINJAI TERBONGKAR: FEE HARAM MENGALIR ,RD RESMI DITAHAN KEJARI .

-HUKUM-32 Views

Binjai, indonesiabrantas.com – praktik dugaan korupsi dengan pola ” proyek piktip ” akhirnya terkuak,penyidik kejaksaan negeri binjai resmi menetapkan RD sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dilingkungan dinas ketahanan pangan dan pertanian kota binjai, ( 16/4/2026 ).

penetapan tersangka dilakukan pada kamis 16 april 2026 .setelah penyidik melakukan adanya indikasi kuat praktik penyala gunaan kewenangan dalam kurun waktu 2022 hinggah 2025.

Kasus ini bermula dari munculnya sejumlah kegiatan yang ditawarkan kepada kontraktor .seperti pembangunan sumur bor ( IRIGASI TANAH DANGKAL ). pengadaan bibit lele serta bibit ayam beserta pakan,namun ironisnya seluruh kegiatan tersebut tidak tercantum dalam pelaksanaan anggaran ( DPA ) ,baik anggaran murni maupun perubahan.

Meski tidak memiliki dasar anggaran ,proyek – proyek tersebut tetap “dijual” kepada pihak kontraktor dengan skema pengadaan langsung ,dalam prosesnya ,tersangka RD bersama oknum pejabat terkait diduga meminta tanda jadi atau komitmen FEE kepada para penyedia.

Sejumlah kontraktor diketahui telah mentransfer sejumlah uang kepada RD dan pihak terkait sebagai syarat untuk mendapatkan pekerjaan tersebut.

atas perbuatannya ,RD dijerat dengan sejumlah pasal berat dalam undang undang pemberantasan tindak pidana korupsi ,termaksud pasal terkait penyalagunaan jabatan dan penerimah gratifikasi.

Tak terhenti dipenetapan tersangka , kejaksaan negri binjai juga langsung melakukan penahanan terhadap RD selama 20 hari kedepan .terhitung sejak 16 april hingga 5 mei 2026 .saat ini RD mendekam dilembaga pemasyarakatan kelas ll A binjai setelah dinyatakan dalam kondisi sehat oleh team medis.

kasus ini membuka tabir dugaan praktik ” proyek siluman ” yang selama ini beroperasi .Publik kini menunggu langkah tegas lanjuttan dari aparat penegak hukum untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam skandal ini.Apakah akan ada tersangka baru ? atau praktik ini hanya puncak gunung es korups. ( Joni Sanjaya )

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *